Home > FILSAFAT > Sejenak… Tarik Nafas dalam-dalam

Sejenak… Tarik Nafas dalam-dalam

Apa yang kita lihat… apa yang kita lakoni sehari-hari… dari waktu ke waktu menjadi jalinan oase yang absurd. Kadang kita sulit membedakan, jalan yang diberi petunjuk, atau itu hanya jalan yang kita lalui dengan keberanian bahkan kepongahan ? memang tipis, batas fatamorgana kehidupan kita, terutama Indonesia…. tiap hari lakon berubah, tiap hari kita disuruh sabar, tapi carut marut ini akan menjadi bukti, bahwa kita mestinya jangan terlalu sering mengumbar mulut, berceramah membumbung ke langit… begitu idealis.

Jarang sekali kita beristirahat untuk diam, sejenak saja…. menarik nafas dalam dalam, memaknai, bahwa dari diri kitalah kita bisa memperbaiki, ambang hancurnya negri….  semoga

Advertisements
Categories: FILSAFAT
  1. andiku
    16 February 2008 at 7:11 am

    sudah lama saya tidak merasakan betapa hijaunya alam Indonesia, betapa suburnya tanah airku.
    yang kulihat begitu rusaknya alam Indonesiaku ini
    Bravo Pangeran Widiyanto

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: